MTsN 1 Sukoharjo – Kompetisi Agama, Sains, dan Madrasah(KASM) 2025 kembali digelar dengan semangat dan antusiasme tinggi dari madrasah-madrasah di seluruh Indonesia. Tidak terkecuali MTsN 1 Sukoharjo, yang turut ambil bagian dalam seleksi tahap pertama dengan jumlah peserta yang sangat membanggakan, serta berhasil mengantarkan 16 siswanya melaju ke babak grand final.
Kompetisi Agama, Sains, dan Madrasah (KASM) merupakan ajang lomba akademik dan karakter yang digagas oleh Kementerian Agama Republik Indonesia sebagai sarana pengembangan potensi siswa madrasah di seluruh tanah air. KASM tidak hanya menguji pengetahuan di bidang sains dan ilmu pengetahuan umum, tetapi juga menitikberatkan pada penguatan nilai-nilai akhlak dan moderasi beragama yang menjadi ciri khas pendidikan madrasah.
KASM adalah bentuk nyata dari komitmen Kementerian Agama dalam membangun generasi penerus bangsa yang cerdas secara intelektual, berkarakter kuat, dan mampu menjadi penyejuk di tengah keberagaman. Melalui kompetisi ini, siswa-siswi madrasah diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki nilai-nilai luhur yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI menyampaikan bahwa kompetisi ini adalah bagian dari upaya strategis membangun ekosistem pendidikan madrasah yang holistik dan integratif.
“KASM hadir sebagai medium yang menyatukan kecerdasan intelektual dan kecerdasan spiritual. Kami ingin menanamkan bahwa keberhasilan bukan hanya diukur dari nilai akademik semata, tetapi juga dari kepribadian dan karakter luhur yang dimiliki para siswa madrasah,” ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa ajang KASM akan terus dikembangkan setiap tahunnya, dengan peningkatan kualitas soal, sistem seleksi digital, serta pelibatan lebih banyak satuan kerja (satker) untuk menjangkau seluruh peserta didik madrasah di Indonesia.
Tahap Pertama: Seleksi di Satker MTsN 1 Sukoharjo
Sebagai salah satu madrasah unggulan di Kabupaten Sukoharjo, MTsN 1 Sukoharjo mengambil bagian aktif dalam pelaksanaan seleksi tahap pertama KASM yang diselenggarakan di tingkat satuan kerja (satker). Pada tahap ini, sebanyak 156 siswa dari kelas 7 hingga kelas 9 ikut serta dalam proses seleksi yang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat.
Pelaksanaan seleksi dilakukan secara berbasis digital, menggunakan perangkat Android bagi siswa yang memilikinya. Bagi siswa yang tidak memiliki perangkat sendiri, pihak madrasah menyediakan fasilitas komputer di laboratorium komputer sebagai bentuk dukungan dan pemerataan akses.
Kepala MTsN 1 Sukoharjo, Drs. Sutoyo, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa dan guru pendamping yang telah mendukung kelancaran seleksi tahap pertama.
“Kami bangga dengan antusiasme siswa yang luar biasa. Ini menunjukkan bahwa semangat belajar dan berprestasi terus tumbuh di lingkungan madrasah. Kami pastikan bahwa semua siswa mendapatkan kesempatan yang sama dalam mengikuti seleksi, baik yang memiliki gawai sendiri maupun yang tidak,” ungkap beliau.
Menuju Grand Final: 16 Siswa Lolos Seleksi
Setelah melalui proses penilaian yang ketat dan kompetitif, sebanyak 16 siswa MTsN 1 Sukoharjo berhasil melaju ke Grand Final KASM 2025 yang dilaksanakan di MTsN 2 Sukoharjo pada tanggal 15 April 2025. Mereka berasal dari berbagai tingkatan kelas, mulai dari kelas 7 hingga kelas 9, dan mewakili berbagai bidang lomba yang dipertandingkan.
Grand Final ini menjadi ajang pembuktian bagi para peserta untuk menampilkan kemampuan terbaiknya, baik dalam cabang akademik seperti Matematika, IPA, dan IPS, maupun dalam cabang karakter seperti Akidah Akhlak, Fikih, serta pemahaman nilai-nilai moderasi beragama.
Di antara 16 siswa yang bertanding, dua nama mencuri perhatian berkat raihan prestasi yang membanggakan:
-
Aira Nur Hastuti, siswi kelas 9B, berhasil meraih Juara 1 dalam cabang lomba Akidah Akhlak. Prestasi ini membuktikan bahwa siswa MTsN 1 Sukoharjo tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman pemahaman terhadap nilai-nilai moral dan spiritual.
-
Maisyaa Reva Taqiya, siswi kelas 7F, meraih Juara Harapan 3 dalam bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Capaian ini patut diapresiasi, terutama karena diraih oleh siswa kelas 7 yang masih tergolong baru dalam dunia madrasah tingkat menengah.
Apresiasi Kepala Madrasah
Atas capaian tersebut, Kepala Madrasah Drs. Sutoyo, M.Pd. memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, khususnya para siswa yang berhasil meraih juara dalam Grand Final.
“Kami sangat bangga dengan apa yang telah diraih oleh Aira, Maisyaa, dan seluruh peserta. Ini adalah hasil dari kerja keras, semangat belajar, dan dukungan dari semua pihak – guru, orang tua, serta seluruh warga madrasah,” ujarnya.
Namun, beliau juga memberikan pesan yang penuh motivasi kepada siswa yang belum berhasil meraih juara.
“Kepada yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Jadikan pengalaman ini sebagai pelajaran dan motivasi untuk terus meningkatkan belajar. Prestasi bukanlah tujuan akhir, tetapi bagian dari proses membentuk diri menjadi pribadi yang lebih baik.”
Pelaksanaan KASM 2025 menjadi catatan penting dalam perjalanan prestasi MTsN 1 Sukoharjo. Tidak hanya sebagai ajang lomba, tetapi juga sebagai momentum memperkuat karakter, meningkatkan daya saing, serta menumbuhkan semangat cinta ilmu dan nilai-nilai moderasi dalam kehidupan siswa.
Dengan hasil yang membanggakan, MTsN 1 Sukoharjo menunjukkan bahwa madrasah mampu bersaing, berprestasi, dan tetap menjunjung nilai-nilai akhlakul karimah.
Ke depan, besar harapan seluruh keluarga besar madrasah agar kegiatan seperti KASM terus dilaksanakan secara rutin dan dapat menjaring lebih banyak bibit unggul dari madrasah untuk mengharumkan nama institusi, daerah, dan bangsa.

